Life

Final INDONESIA OPEN – Gelar berturut-turut untuk Zheng/Huang dan Axelsen

Pasangan ganda campuran China, Zheng Siwei/Huang Yaqiong dan tunggal putra, Viktor Axelsen berhasil mengulang kesuksesan gelar Indonesia Masters yang mereka menangkan pekan lalu, menaikkan hadiah uang dan poin peringkat mereka dengan merebut mahkota Indonesia Open yang didambakan Minggu di Istora Senayan, Jakarta

Cerita: Naomi Indartiningrum, Koresponden Badzine tinggal di Jakarta
Foto: Raphael Sachetat dan Yves Lacroix / Badmintonphoto (langsung)

Zheng Siwei / Huang Yaqiong memenangkan gelar kedua mereka dalam beberapa minggu di leg Indonesia BWF World Tour. Peraih medali perak Olimpiade Tokyo itu mengalahkan pasangan unggulan ketiga, Yuta Watanabe/Arisa Higashino 21-14, 21-16.

Di menit ke-41, juara Asia yang baru dinobatkan itu tampil begitu mendominasi hingga membuat lawannya kesulitan menyusun strategi permainan.

Peraih medali perunggu asal Tokyo itu berusaha keluar dari tekanan dengan meningkatkan serangan sengitnya sendiri di game kedua. Zheng/Huang juga kehilangan fokus dan melakukan kesalahan sendiri hingga skor menjadi 16-16. Berusaha bangkit dan bermain lebih sabar, Zheng/Huang langsung merebut poin dengan cepat dan menutup pertandingan dengan skor akhir 21-16.

“Pada pertandingan hari ini sebenarnya kami bermain cukup baik, hanya saja di game kedua kami banyak melakukan unforced error. Kami mencoba bermain lebih sabar dan untungnya kami bisa menang lagi,” kata Huang usai kemenangan

“Gelar ini sangat berarti bagi kami berdua. Tentu ini menjadi motivasi yang sangat besar agar kami tetap bisa bersaing dengan para pemain elite papan atas dan juga membangun kepercayaan diri kami sebagai rekanan yang solid,” ujar Zheng.

Zheng Siwei pun membeberkan rahasia bagaimana ia dan rekannya bisa bermain secara konsisten. Bahkan di tengah kelelahan fisik, mereka masih bisa memenangkan gelar berturut-turut.

“Sebelum bertanding, kami biasanya selalu mengevaluasi dan mempelajari lawan kami terlebih dahulu. Inilah yang membuat kami bisa fokus di setiap pertandingan yang kami hadapi,” kata Siwei.

Kemenangan ini, selain menjadi gelar Indonesia Open kedua mereka – yang sebelumnya mereka raih pada 2019 – juga menambah empat koleksi gelar pasangan ini selama musim 2022. Sebelumnya mereka berhasil tampil sebagai juara di Thailand Open, Badminton Asia Championships, dan Indonesia Masters pekan lalu.

“Papa Vega” membela mahkota

Publik Istora Senayan Jakarta benar-benar dimanjakan dengan penampilan superstar Denmark, Viktor Axelsen. Petenis nomor satu dunia itu mengukuhkan langkahnya ke final Indonesia Open setelah menang melalui laga sengit melawan Lee Zii Jia, 19-21, 21-11, 23-21 pada laga semifinal yang digelar Sabtu.

Di final hari Minggu, dia tidak mengalami kesulitan berarti melawan wakil dari China, Zhao Junpeng. Dengan mudah, juara Indonesia Masters mengunci kemenangan dengan skor akhir 21-9, 21-10 dalam waktu 38 menit.

“Rasanya sangat menyenangkan bisa menang di tempat legendaris ini, terutama ketika saya memenangkan gelar di turnamen besar,” kata Axelsen.

“Saya mencoba bermain cepat sepanjang pertandingan. Untungnya, saya bisa mengontrol permainan dengan baik hingga akhir,” tambahnya.

Peraih medali emas Olimpiade Tokyo ini juga digandrungi masyarakat setempat, tidak hanya dirinya sendiri, namun juga keluarga kecilnya. Putra Axelsen, Vega Rohde Axelsen (gambar bawah) atau yang akrab disapa Baby Vega juga membuat banyak orang jatuh hati dengan kepolosannya. Bahkan sejak semifinal kemarin, publik tak henti-hentinya mendukungnya dengan meneriakkan “Papa Vega” yang artinya “Ayahnya Vega”.

“Saya telah mengalahkan banyak pemain besar di sini seperti Lee Zii Jia di semifinal kemarin. Saya sudah bermain intensif selama 2 minggu, jadi setelah ini saya ingin pulih dan merayakan sedikit perayaan bersama keluarga saya,” aku Axelsen.

Selain dua pekan beruntun, dengan gelar tersebut, Axelsen juga berhasil mempertahankan gelar Indonesia Open yang sebelumnya diraihnya pada 2021.

Hasil akhir
XD: Zheng Siwei / Huang Yaqiong (CHN) [2] mengalahkan Yuta Watanabe / Arisa Higashino (JPN) [3] 21-14, 21-16
WS: Tai Tzu Ying (TPE) [2] kalahkan Wang Zhiyi (CHN) 21-23, 21-6, 21-15
WD: Nami Matsuyama Chiharu Shida (JPN) [6] mengalahkan Yuki Fukushima Sayaka Hirota (JPN) [4] 18-21, 21-14, 21-17
MS: Viktor Axelsen (DEN) [1] kalahkan Zhao Junpeng (CHN) 21-9, 21-10
MD: Liu Yuchen / Ou Xuanyi (CHN) mengalahkan Choi Sol Gyu / Kim Won Ho (KOR) 21-17, 23-2

Klik di sini untuk hasil lengkap

Di sini Kami dapat Merekomendasikan website https://catalyst-projects.com/ yang bisa anda pakai untuk mendapatkan berita terupdate setiap harinya.